03
Mar
Posted by
Lucky LAc Category:
Chinese Medicine
Proses pencernaan adalah rangkaian proses panjang dan rumit yang mengubah makanan dari bentuk padat menjadi lunak sehingga mudah diserap tubuh.
Sistem pencernaan berfungsi untuk: menerima makanan, mencerna makanan menjadi zat gizi, menyerap zat gizi dalam darah, membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna.
GANGGUAN PENCERNAAN
Gangguan pencernaan sering dideskripsikan sebagai rasa nyeri di lambung atau disebut juga sakit maag. Namun tahukah Anda, bahwa tidak semua gangguan pencernaan merupakan penyakit maag?
Berikut adalah ganguan pencernaan yang sering terjadi:
- Dispepsia
Berupa rasa nyeri yang tidak menentu atau tidak enak di perut bagian tengah ke atas. Dispepsia ini umumnya diderita oleh kaum produktif dan kebanyakan penyebabnya adalah pola atau gaya hidup tidak sehat. Gejalanya bervariasi mulai dari nyeri ulu hati, mual-muntah, rasa penuh di ulu hati, sebah, sendawa yang berlebihan bahkan bisa menyebabkan diare dengan segala komplikasinya. Dispepsia dapat disebabkan oleh pengeluaran asam lambung berlebih, pertahanan dinding lambung yang lemah, infeksi Helicobacter pylori (sejenis bakteri dalam lambung), gangguan gerakan saluran pencernaan, dan stres psikologis.
- Mual dan Muntah
Mual adalah perasaan tidak enak dalam perut yang sering diakhiri muntah. Muntah adalah cara saluran cerna bagian atas membuang isinya sendiri bila teriritasi, teregang, atau terangsang berlebihan. Mual dan muntah disebabkan oleh pengaktifan pusat muntah di otak.
- Perut Kembung (Flatulensi)
Merupakan kondisi meningkatnya jumlah gas dalam saluran cerna yang ikut tertelan saat makan. Masuknya sejumlah besar udara akan menimbulkan rasa ‘penuh’ dan kita akan bersendawa atau mengeluarkannya melalui anus (kentut). Selain melalui sendawa dan kentut (flatus), pengeluaran gas juga terjadi melalui dinding saluran pencernaan yang kemudian diserap ke dalam darah dan dikeluarkan lewat paru-paru. by Lucky LAc
28
Dec
Posted by
Lucky LAc Category:
Chinese Medicine
 |
Oleh : Lucky CAc.LAc. , Teknik akupuntur atau acupuncture kini banyak digunakan di AS untuk membantu seorang wanita bisa menjadi hamil. Menurut laporan dari American Society for Reproductive Medicine, terapi dengan menggunakan akupuntur yang dilengkapi dengan konsumsi obat tradisional chinese telah membantu banyak wanita menjadi hamil. Di AS banyak wanita yang menunda memiliki anak sampai usia 30 hingga 40 tahun. Ketidaksuburan lalu menjadi sebuah tantangan karena diperkirakan 3 juta pasangan di AS dikabarkan tidak mampu melakukan pembuahan setiap tahunya. Klinik Kesuburan kemudian tumbuh menjamur bak tumbuhnya jamur dimusim hujan.
Dari klinik itulah kemudian para dokter berani berujar bahwa banyak wanita yang gagal hamil jika harus melakukan terapi secara konvensional.
Tidak heran para wanita itu kemudian beralih ke pengobatan alternatif seperti akupuntur atau acupuncture yang dilengkapi dengan penggunaan obat-obat tradisional cina atau yang sering disebut Traditional Chinese medicine dari ramuan tumbuhan .
Sejumlah dokter mengingatkan untuk dilakukan penelitian sejauh mana efektifitas dari terapi akupuntur meski ada juga yang lain yang menyatakan tindakan akupuntur tidak masuk dalam ilmu pasti.
Studi yang dipublikasikan pada tahun 2002 silam melalui The Journal Fertifility and Sterility menyebut kepopuleran terapi akupuntur di Jerman.
Studi itu dilakukan oleh Dr. Wolfgang Paulus dari The University of Ulm yang menemukan bahwa 42% wanita yang mendapatkan terapi akupuntur sebelum dan sesudah IVF misalnya menjadi hamil bila dibandingkan dengan 26% yang tidak mendapatkan terapi akupuntur.
Setahun kemudian Dr. Raymond Chang dan rekanya dari Cornell University’s Medical School di New York mempublikasikan laporan pada jurnal yang sama yang menyatakan bahwa akupuntur akan membuat para wanita lebih rileks dan sirkulasi produktifitas horman menjadi lancar yang akan membuat aliran ke uterus dimana sang jabang bayi berada bisa lebih terjaga.
Menurut Dr Dr. Paul C. Magarelli yang merupakan spesialis kesuburan dari Colorado Springs, Colorado, karena dua penelitian itu dipublikasikan melalui sebuah jurnal yang prestisius maka kemudian banyak dokter yang lalu mencobanya.
Seorang akupuntur dari Stanford University for Integrative Medicine di Palo Alto, Deming Huang mengatakan bahwa banyak pasien wanita yang kemudian mulai menanyakan soal manfaat akupuntur ini kepada para dokter.
Terapi akupuntur sebagai usaha untuk membuat seorang wanita hamil kemudian malah merambah ke layar kaca saat diserial TV Sex and The City karakter yang memerankan sosok Charlotte mengunjungi seorang akupuntur untuk berusaha mengalami kehamilan.